Latar Belakang Proyek
Tambang nikel di Indonesia memiliki sumber daya bijih nikel yang melimpah dan produksi berskala besar. Selama penambangan dan pengolahan bijih nikel, terdapat sejumlah besar operasi pengangkutan untuk lumpur yang mengandung nikel dan larutan kimia korosif. Peralatan transportasi asli pabrik memiliki masalah seperti kebocoran, seringnya penggantian suku cadang yang aus, dan ketidakmampuan untuk memenuhi persyaratan pengangkutan yang tinggi selama operasi jangka panjang, yang secara serius mempengaruhi efisiensi produksi dan manfaat ekonomi.

Pemilihan Pompa Submersible
Setelah melakukan investigasi dan analisis teknis yang mendetail di lokasi, kami telah memilih secara khusus pompa submersible vertikal untuk tambang nikel ini.
Mempertimbangkan sifat korosif media transmisi di tambang nikel (mengandung ion asam, alkali, dan logam berat), maka cpompa submersible tahan panas dipilih. Komponen utama pompa ini terbuat dari baja tahan karat dupleks dengan ketahanan korosi yang sangat kuat. Bahan ini tidak hanya secara efektif dapat menahan korosi kimia tetapi juga memiliki sifat mekanik yang baik dan dapat menahan gerusan dan keausan bubur.
Mengingat karakteristik bubur nikel yang mengandung partikel tertentu, maka dipilihlah impeler semi terbuka. Struktur khusus impeler semi terbuka memungkinkan partikel padat melewatinya sekaligus memastikan efisiensi pemompaan yang relatif tinggi. Desainnya telah dioptimalkan melalui simulasi mekanika fluida untuk mengurangi fenomena penyumbatan dan keausan bubur pada impeller.
Menurut persyaratan proses produksi yang berbeda di tambang nikel, berbagai spompa tahan korosi yang dapat direndam dengan spesifikasi head dan aliran yang berbeda telah disesuaikan. Dalam proses pelindian, lumpur perlu diangkat ke posisi yang lebih tinggi untuk reaksi. Oleh karena itu, pompa submersible head tinggi dipilih untuk memastikan bahwa bubur dapat diangkut secara stabil ke peralatan reaksi yang ditentukan. Dalam proses transfer bubur dalam beberapa proses perantara, pompa bahan kimia yang dapat direndam dengan aliran yang sesuai dipilih sesuai dengan persyaratan aliran aktual untuk memenuhi kontinuitas dan stabilitas produksi.
Efek Operasi
Setelah pompa submersible yang baru dipasang dioperasikan, waktu operasi berkelanjutan di tambang nikel telah diperpanjang. Dibandingkan dengan peralatan sebelumnya, jumlah penghentian akibat kegagalan telah berkurang secara signifikan, sehingga menjamin kelangsungan proses produksi. Sebagai contoh, di bengkel pelindian, pompa submersible dapat secara stabil mengangkut lumpur ke autoclave di bawah operasi dengan beban tinggi, dan tidak pernah ada gangguan produksi karena kegagalan pompa.
Yang disesuaikan pompa submersible industri sangat cocok dengan proses produksi dalam hal head dan aliran, sehingga efisiensi pengangkutan bubur telah meningkat secara signifikan. Di seluruh lini produksi tambang nikel, waktu proses pengangkutan bubur telah dipersingkat sekitar 20%, yang secara efektif meningkatkan efisiensi produksi seluruh pemrosesan bijih nikel. Pada saat yang sama, karena pengoperasian pompa submersible yang efisien, penumpukan material dan limbah yang disebabkan oleh transportasi yang buruk telah berkurang.
Umpan Balik Pelanggan
Tambang nikel di Indonesia sangat puas dengan proyek pasokan pompa submersible ini. Manajer produksi pabrik mengatakan bahwa pompa submersible yang baru telah sangat meningkatkan situasi produksi mereka dan meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk. Kerja sama yang sukses ini juga telah meletakkan dasar yang baik untuk Changyu Pump & Valve Manufacturing Co, Ltd ekspansi bisnis dan kerja sama di Indonesia.







